Tradisi Kirab Malam Selikuran di Solo merupakan salah satu upacara turun-temurun yang dilaksanakan oleh abdi dalem dan kerabat keraton. Acara tersebut dilakukan dengan berjalan kaki dari Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat menuju Kupel Segaran Taman Sriwedari, Solo, Jawa Tengah. Tradisi ini berasal dari Kesultanan Demak dan dilanjutkan oleh Kerajaan Mataram Islam Surakarta, dan biasanya dilaksanakan setiap 20 Ramadhan atau malam 21 Ramadhan sebagai perayaan menyambut Lailatul Qadar. Upacara ini memperlihatkan kekayaan budaya dan tradisi Jawa yang masih dijaga dengan baik hingga saat ini. Acara tidak hanya memiliki nilai sejarah yang tinggi tetapi juga memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk ikut serta dalam merayakan warisan budaya nenek moyang mereka. Tradisi Kirab Malam Selikuran di Solo merupakan bagian penting dari warisan budaya yang patut dilestarikan sebagai bagian dari identitas bangsa yang kaya akan keberagaman budaya.
Kirab Malam Selikuran: Tradisi Unik di Solo
Read Also
Recommendation for You

Inter Milan yang dilatih oleh Cristian Chivu siap menghadapi tantangan besar dari Arsenal dalam laga…

Pada bulan Januari, Arminia Bielefeld, klub Liga Kedua Jerman, menjalankan serangkaian coaching clinic di Indonesia….

Celta Vigo berhasil mengalahkan Rayo Vallecano dengan skor telak 3-0 dalam pertandingan pekan ke-20 Liga…

Apriliana Sulistyowati, atlet bulu tangkis Indonesia, merasa sangat antusias dan tidak sabar untuk mengikuti ASEAN…

Arsenal gagal membawa pulang tiga poin penting setelah ditahan imbang Nottingham Forest tanpa gol dalam…







