Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, menolak untuk memberikan tanggapan terkait isu reshuffle Kabinet Merah Putih (KMP) yang sedang ramai diperbincangkan. Beliau menegaskan bahwa keputusan untuk melakukan reshuffle merupakan hak prerogatif Presiden RI, Prabowo Subianto. Berbicara di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Bahlil mengingatkan agar semua pihak tidak melanggar batas kewenangan yang telah ditetapkan. Sementara itu, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto juga enggan berkomentar ketika ditanya mengenai isu reshuffle tersebut. Isu reshuffle sendiri kembali mencuat di masyarakat, dengan beberapa pihak menyarankan agar Presiden Prabowo mempertimbangkan untuk melakukan perombakan dalam jajaran Menteri Kabinet Merah Putih. Aktivis Rocky Gerung bahkan memandang bahwa keberadaan energi baru dalam kabinet saat ini sangat dibutuhkan untuk meningkatkan efektivitas pemerintahan. Menurutnya, melakukan reshuffle menjadi penting karena tidak realistis berharap menteri akan mengundurkan diri secara sukarela, mengingat kepentingan politik dan ekonomi yang terlibat dalam hal tersebut.
Bahlil dan Airlangga Bersatu Tolak Wacana Reshuffle
Read Also
Recommendation for You

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkapkan alasan Presiden Prabowo Subianto menetapkan Ibu Kota Nusantara…

Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Sultan Baktiar Najamudin, memberikan apresiasi terhadap pidato Presiden Prabowo…

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) baru saja mengumumkan susunan kepengurusan partai untuk periode 2025-2030, termasuk di…

Kaesang Pangarep, Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), memiliki target ambisius untuk memastikan partainya berhasil…






