Berita  

PPIH Mendirikan Pos Kesehatan Selama Puncak Haji: Informasi Penting!

Pos kesehatan darurat akan didirikan oleh Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi selama puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) guna mendukung kelancaran ibadah kepada jamaah. Pos kesehatan ini akan memberikan pertolongan pertama selama maksimal 6 jam kepada jamaah yang membutuhkan bantuan kesehatan selama wukuf di Arafah dan Mabit di Mina. Apabila dalam waktu enam jam pasien belum pulih, mereka akan dirujuk ke Rumah Sakit Arab Saudi untuk perawatan lebih intensif.

Pos kesehatan ini tidak menyediakan fasilitas rawat inap, sehingga jamaah yang memerlukan perawatan lebih dari 6 jam akan dirujuk ke rumah sakit. Kepala Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan RI berharap agar semua peserta haji Indonesia menjalani ibadah dalam keadaan sehat. Oleh karena itu, disarankan agar jamaah membawa obat-obatan pribadi dan suplemen, khususnya bagi mereka yang memiliki penyakit bawaan.

Untuk kesehatan dan keselamatan selama Armuzna, jamaah diimbau untuk beristirahat di hotel dan tidak keluar saat suhu sangat panas. Bagi jamaah yang memiliki penyakit, disarankan untuk rutin mengonsumsi obat sesuai petunjuk dokter. Dengan menjaga kesehatan sejak awal, diharapkan jamaah dapat menjalani wukuf dengan lancar dan nyaman.

Source link