Usulan pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang diajukan oleh Forum Purnawirawan TNI mendapat respons keras dari Ketua Umum Rakyat Millenial Indonesia, Nasrudin. Organisasi ini menilai bahwa usulan tersebut bukan hanya tanpa dasar, tetapi juga merupakan bentuk sandiwara politik yang berbahaya bagi arah demokrasi negara. Nasrudin mengecam langkah tersebut sebagai sandiwara konstitusional yang tidak hanya meremehkan demokrasi, tetapi juga dianggap sebagai drama politik yang berlebihan dan tidak memiliki dasar hukum yang kuat. Ia menegaskan bahwa usulan pemakzulan terhadap wakil presiden yang sah hanya karena ketidakpuasan terhadap putusan Mahkamah Konstitusi, merupakan tindakan yang tidak sesuai dengan prinsip demokrasi yang seharusnya dijunjung tinggi. Selain itu, ia juga menegaskan bahwa putusan Mahkamah Konstitusi bersifat final dan mengikat sesuai dengan konstitusi, sehingga tidak boleh dijadikan dasar untuk pemakzulan tanpa adanya pelanggaran berat seperti yang diatur dalam Pasal 7B UUD 1945. Nasrudin juga mengajak para purnawirawan untuk tetap memberikan kontribusi yang nyata dan konstruktif bagi kemajuan bangsa, dengan menjaga marwah konstitusi dan memberikan teladan yang baik dalam menjalankan tugas mereka.
Jangan Masukkan Negara ke Dalam Lorong Gelap: Frustrasi Politik
Read Also
Recommendation for You

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkapkan alasan Presiden Prabowo Subianto menetapkan Ibu Kota Nusantara…

Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Sultan Baktiar Najamudin, memberikan apresiasi terhadap pidato Presiden Prabowo…

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) baru saja mengumumkan susunan kepengurusan partai untuk periode 2025-2030, termasuk di…

Kaesang Pangarep, Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), memiliki target ambisius untuk memastikan partainya berhasil…






