Pemerintah Provinsi Sumatera Barat memberikan dukungan penuh terhadap langkah Kementerian Kehutanan melalui Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan dalam menutup sembilan titik lokasi ilegal di Kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Mega Mendung, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat. Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, menyatakan bahwa tindakan tersebut merupakan langkah preventif untuk meminimalisir risiko dan dampak di masa depan. Langkah ini diharapkan dapat menjaga keberlangsungan lingkungan dan kelestarian alam. Dukungan ini ditunjukkan sebagai komitmen untuk mendukung pelestarian alam dan tata kelola hutan yang berkelanjutan. Tindakan preventif ini juga sejalan dengan upaya menjaga keberlanjutan ekosistem hutan demi kesejahteraan masyarakat Sumatera Barat. Copyright © ANTARA 2025. Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Gubernur Sumbar Mendukung Penutupan 9 Lokasi Ilegal di TWA Mega Mendung
Read Also
Recommendation for You

Hari Kartini diperingati dengan berbagai cara di seluruh Indonesia, salah satunya dengan melihat wanita tangguh…

Pekan ke-34 Liga Inggris akan menjadi pertarungan sengit antara Arsenal dan Manchester City dalam perebutan…

Pentingnya Mematuhi Ketentuan Barang Bawaan untuk Kesiapan Calon Jamaah Haji Situbondo Kantor Kementerian Haji dan…

Juventus memastikan posisinya di zona kompetisi Eropa setelah berhasil mengalahkan Bologna 2-0 dalam pertandingan pekan…

Pemerintah Kabupaten Bandung, Jawa Barat, sedang memperkuat upaya mitigasi kekeringan di sektor pertanian untuk menghadapi…







