Pemerintah Kota Yogyakarta menggelar job fair dengan 1.668 lowongan kerja yang diikuti oleh 33 perusahaan. Tujuan acara ini adalah untuk mengurangi angka pengangguran di Kota Yogyakarta. Job fair ini dilaksanakan selama 2 hari dan diikuti oleh berbagai perusahaan dan lembaga pelatihan kerja. Wakil Wali Kota Yogyakarta menyampaikan harapannya agar job fair ini dapat membantu para pencari kerja menemukan informasi dan peluang pekerjaan yang sesuai dengan kualifikasi dan minat mereka.
Menurutnya, masalah pengangguran tidak hanya berkaitan dengan ketiadaan pekerjaan tetapi juga ketidakseimbangan antara kebutuhan dan ketersediaan tenaga kerja. Wawan juga menyoroti tantangan yang dihadapi oleh kelompok pencari kerja usia di atas 35 tahun. Oleh karena itu, pemkot juga mengarahkan mereka ke program seperti SPPG MBG. Job fair ini merupakan upaya pemerintah kota untuk menekan angka pengangguran yang saat itu mencapai 2.323 orang.
Salah satu yang menarik dari job fair ini adalah 11 lowongan yang disiapkan khusus untuk penyandang disabilitas. Sebuah pencari kerja yang hadir, Ferlina Dian Pratiwi, menyambut baik kegiatan job fair ini karena membuka peluang kerja yang nyata di tengah kesulitan mencari pekerjaan. Dengan adanya job fair, diharapkan para pencari kerja dapat mendapatkan informasi dan peluang pekerjaan yang sesuai dengan harapan mereka. Aksi ini semakin memperkuat komitmen pemkot Yogyakarta dalam menangani isu pengangguran dan memberikan ruang kesempatan kepada para pencari kerja di wilayah tersebut.












