Panggung performa ARTJOG 2025 menjadi ruang pertemuan yang memadukan gagasan lintas tradisi dan ekspresi kontemporer. Boby Ari Setiawan, koreografer asal Solo, menampilkan karya tari berjudul “Ruwat” di Jogja National Museum (JNM), Yogyakarta. Karya ini merupakan bagian dari program ARTJOG 2025 yang bertema Motif: Amalan. Perhelatan seni kontemporer ini menampilkan karya seni visual, program inklusif, dan pentas performa setiap akhir pekan. “Ruwat” adalah hasil refleksi Boby tentang perjalanan dalam menekuni tari tradisi Jawa. Dalam proses kreatifnya, Boby berkolaborasi dengan muridnya, Dainta, yang membantu mengolah tari Jawa melalui perpaduan rasa, kepekaan terhadap alam, ritual, dan kultur lokal. Dalam pertunjukan, Boby menggunakan lidi sebagai simbol ruwat, menandai upaya membersihkan diri dari energi negatif dan kembali ke akar tradisi. Dalam pertunjukan di ARTJOG 2025, Boby menambahkan elemen multimedia untuk merespons ruang pertunjukan yang dinamis. Boby mengakui bahwa proses seni yang dilakukannya adalah bentuk nyata dari amalan. ARTJOG 2025 memberikan kesempatan kepada seniman untuk mengeksplorasi ruang antara tradisi dan modernitas, menghadirkan karya ekspresif dan reflektif kepada pengunjung untuk menyelami amalan yang pribadi, sosial, dan spiritual.
Ruwat Boby Ari Setiawan: Kekuatan Meruwat Diri di ARTJOG 2025
Read Also
Recommendation for You

Ubisoft Rilis Assassin’s Creed Black Flag Resynced: Remake Terbaru Game Klasik JAKARTA – Para penggemar…

Neverland Project Malang 2026 Nikmati Pengalaman Festival Musik Spektakuler di Neverland Project Malang 2026 Neverland…

Film Indonesia tentang Buruh: Kisah Nyata hingga Horor Setiap tanggal 1 Mei diperingati sebagai Hari…

LA Indie Movie Kembali Hadir Dengan Beragam Tantangan Baru JAKARTA – Pencarian talenta sineas perfilman…








