Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di bawah kepemimpinan Ketua Umum Kaesang Pangarep menegaskan komitmennya untuk terus bertransformasi menjadi partai yang lebih inklusif dan terbuka. Kaesang menyampaikan bahwa PSI akan menjadi partai yang sangat terbuka, dengan ketua umum yang dapat dipilih langsung oleh anggota partai. Ini menunjukkan dorongan kuat untuk memperkuat partisipasi anggota dalam menentukan arah kepemimpinan partai, bukan hanya dalam memilih pemimpin seperti dirinya atau kandidat lain.
Menurut Kaesang, visi ini bertujuan untuk membawa PSI menjadi lebih besar dan lebih berpengaruh di Pemilu 2029. Dia menekankan pentingnya partisipasi semua anggota dalam pemilihan ketua umum dan bahwa tujuan semua kandidat yang bersaing adalah sama, yakni mengembangkan PSI sebagai kekuatan politik yang lebih kuat di masa depan.
Kaesang juga mengungkapkan harapannya bahwa para kader PSI di masa mendatang dapat terlibat dalam kontestasi politik, termasuk sebagai calon anggota legislatif. Dia menekankan bahwa PSI bukan hanya untuk kalangan anak muda, namun terbuka untuk semua yang memiliki semangat dan antusiasme untuk memajukan partai ini. Semangat juang dan semangat muda tetap menjadi nilai yang dijunjung tinggi oleh PSI, tanpa dibatasi oleh usia atau latar belakang tertentu.
Dalam perjalanan menuju Pemilu Raya 2025, Kaesang mengakui adanya kekhawatiran bahwa dirinya bisa kalah dari dua kandidat calon ketua umum PSI yang lain jika tidak berkeliling untuk bertemu, berdiskusi, dan membangun dukungan dari seluruh anggota partai. Hal ini menunjukkan keseriusannya dalam menjalankan proses demokrasi internal partai serta menghargai peran aktif seluruh anggota dalam membangun masa depan PSI.










