Industri kendaraan listrik sedang mengalami masa sulit, tetapi sebagai penulis di InsideEVs, tujuan saya bukanlah menyebarkan keputusasaan. Setiap berita negatif dapat memiliki hikmah yang terkandung di dalamnya, meskipun disebabkan oleh perubahan kebijakan yang mengecewakan. Pasar kendaraan plug-in terus bergerak maju meskipun pemerintah AS menghapus kredit pajak untuk kendaraan listrik. General Motors (GM) baru-baru ini mengumumkan rencananya untuk mulai memproduksi truk pikap listrik di pabrik Orion Township, Michigan, menyusul penghapusan produksi Chevrolet Bolt EUV di fasilitas tersebut.
GM berencana menginvestasikan $4 miliar untuk memproduksi Chevy Silverado EV dan GMC Sierra EV di pabrik Orion mulai tahun 2026. Meskipun ini menjadi perdebatan potensial karena Michigan telah memberikan dana hibah untuk produksi mobil listrik, GM tetap yakin bahwa langkah ini akan memperkuat perusahaannya. Sementara itu, pasar mobil listrik terus berkembang di seluruh dunia, dengan penjualan EV dan plug-in hybrid (PHEV) meningkat signifikan dalam beberapa waktu terakhir.
Studi terbaru dari Rho Motion menunjukkan peningkatan adopsi kendaraan listrik di seluruh dunia, yang dipicu oleh ketersediaan kendaraan Cina yang terjangkau seperti BYD Seagull. Meskipun Amerika Utara mengalami pertumbuhan yang agak datar dalam penerimaan kendaraan listrik, pasar di Amerika Latin terus berkembang. Namun, di pasar mobil listrik bekas, harga kendaraan turun sekitar 5%, sementara penjualan mobil listrik baru mengalami penurunan.
Prediksi mengenai pangsa pasar kendaraan listrik yang tertinggal dari estimasi semula menunjukkan perlambatan adopsi EV baru di pasar, meskipun pertumbuhan mobil listrik bekas masih stabil. Dengan kredit pajak kendaraan listrik yang akan segera berakhir, pertimbangkan apakah saatnya bagi Anda untuk membeli kendaraan listrik sebelum insentif tersebut dicabut. Jangan ragu untuk menghubungi saya di: [email protected].












