Mitsubishi telah menjadi sorotan utama dalam beberapa bulan terakhir dengan merilis beberapa model rebadged. Mereka baru-baru ini memperkenalkan versi Nissan Leaf dan Eclipse Cross baru yang terinspirasi dari Renault Scenic E-Tech. Namun, inovasi Mitsubishi tidak hanya berasal dari mitra aliansi mereka. Mereka juga meluncurkan Outlander Sport baru dan sekarang menghadirkan SUV tiga baris yang lebih besar dengan nama unik, Destinator.
Destinator sebenarnya adalah versi produksi dari konsep DST yang diperkenalkan tahun lalu. Meskipun tampilannya tidak buruk untuk SUV murah, Mitsubishi berhasil mendapat poin karena mempertahankan tombol-tombol fisik di dalam kabin. Namun, desain dasbornya agak tidak biasa dengan bingkai hitam mengkilap tebal di sekitar kluster instrumen digital.
Meski layar pengemudi berukuran delapan inci sejajar dengan layar infotainment berukuran 12,3 inci, posisinya yang tersembunyi di balik dasbor membuatnya terlihat sedikit ketinggalan zaman. Seperti layar tablet dari awal tahun 2010.
Destinator memiliki penggerak roda depan dan didukung oleh mesin bensin 1,5 liter turbocharged yang menghasilkan 161 tenaga kuda dan torsi 184 pound-feet (250 Nm) melalui transmisi variabel kontinu (CVT). Meskipun masih menggunakan suspensi belakang torsion beam, mobil ini menawarkan rem cakram di keempat sudutnya. Dengan roda standar 18 inci, bobotnya masuk akal di 3.296 pound (1.495 kilogram) tanpa elektrifikasi.
Mengusung SUV tujuh kursi, Destinator memiliki dimensi 184,2 inci (4.680 milimeter) panjang, 72,4 inci (1.840 mm) lebar, dan 70 inci (1.780 mm) tinggi. Meskipun lebih pendek dan lebih sempit dari Outlander, Destinator memiliki jarak sumbu roda yang lebih panjang. Ground clearance yang layak sebesar 8,4 inci (214 mm) atau 9,5 inci (244 mm) jika penutup kolong dilepas. Dengan mode berkendara Gravel, Wet, dan Mud.
Meskipun ditujukan sebagai mobil keluarga, Destinator tetap memiliki fitur-fitur premium. Mitsubishi menyematkan panoramic sunroof, sistem suara Yamaha, pencahayaan ambient 64 warna, serta port USB di ketiga baris. Ventilasi udara khusus bagi penumpang belakang, baris kedua 40:20:40, dan baris ketiga 50:50. Kedua baris kursi dapat dilipat rata untuk kapasitas kargo maksimum.
Mitsubishi Destinator pertama kali diluncurkan di pasar ASEAN, menjadi model ketiga yang diperkenalkan Mitsubishi di Indonesia setelah Xpander dan Xforce. Menawarkan keseimbangan antara kenyamanan dan kepraktisan untuk penggunaan sehari-hari.












