Negara Hadir untuk Anak: Gizi, Kesehatan, Sekolah

Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) bukan sekadar rangkaian acara tahunan, tetapi juga upaya nyata Pemerintah dalam menjamin masa depan anak-anak Indonesia. Dalam upaya tersebut, Presiden Prabowo Subianto menekankan tiga program unggulan yang secara langsung menyasar anak-anak, yaitu Makan Bergizi Gratis (MBG), Cek Kesehatan Gratis (CKG), dan Revitalisasi Sekolah.

Program MBG tidak hanya bertujuan untuk menjaga kenyang anak-anak, tetapi juga memastikan asupan gizi harian yang mencukupi untuk pertumbuhan dan perkembangan mereka. Menurut data Kemenkes, sebagian besar anak-anak sekolah di Indonesia tidak sarapan sebelum berangkat ke sekolah, yang mengakibatkan masalah fokus dan konsentrasi serta risiko anemia. Oleh karena itu, program MBG dirancang untuk memberikan zat gizi penting seperti zat besi agar anak-anak dapat tumbuh cerdas dan kuat.

Selain itu, pemerintah juga meluncurkan program CKG untuk memeriksa kesehatan anak-anak sekolah secara gratis. Layanan ini meliputi pemeriksaan tinggi badan, berat badan, penglihatan, pendengaran, TBC, dan kesehatan mental guna menjamin kesehatan anak-anak sebagai generasi emas bangsa. Hal ini sejalan dengan amanat UUD 1945 tentang hak kesehatan bagi masyarakat, termasuk anak-anak.

Program ketiga yang ditujukan untuk anak-anak adalah revitalisasi sekolah, dengan target renovasi 11.440 sekolah di daerah 3T dan wilayah padat penduduk. Presiden Prabowo telah mengalokasikan dana sebesar Rp 20 triliun pada APBN 2025 untuk membiayai program ini, sebagai respons atas tingginya jumlah sekolah rusak di Indonesia. Dengan program ini, diharapkan anak-anak dapat belajar dengan nyaman dan aman di lingkungan sekolah yang layak serta memenuhi standar keamanan dan kesehatan.

Source link