Mobil Listrik Lamborghini Pertama Berisiko ‘Mati Saat Tiba’

Pada bulan Desember lalu, Lamborghini mengumumkan penundaan peluncuran mobil listrik pertamanya, yang didasarkan pada konsep Lanzador. Mobil yang semula direncanakan diluncurkan pada tahun 2028 ditunda hingga tahun 2029 karena permintaan mobil listrik kelas atas yang menurun. CEO Stephan Winkelmann menyatakan bahwa mobil tersebut kemungkinan tidak akan menjadi mobil listrik karena adanya penurunan penerimaan mobil listrik global.

Selain menunda mobil listrik, Lamborghini juga membatalkan rencana untuk membuat SUV Urus generasi berikutnya sebagai mobil listrik dan mengkonfirmasi bahwa mobil tersebut akan menjadi plug-in hybrid. Ditanya mengenai kemungkinan penggunaan powertrain plug-in untuk produksi Lanzador, Winkelmann tidak menutup kemungkinan ide tersebut.

Perubahan sikap ini mengkontraskan dengan tekad Lamborghini beberapa tahun lalu untuk merilis mobil listrik. Perusahaan telah fokus pada hibridisasi produknya, dengan produk unggulan Revuelto, Urus SE hybrid, dan peluncuran Temerario. Winkelmann menekankan pentingnya bahwa Lamborghini harus hadir pada waktu yang tepat saat orang-orang siap membeli mobil listrik, menggabungkan teknologi dengan emosi pembeli.

Meskipun komitmen pada teknologi pembakaran internal, Lamborghini berencana untuk bergerak menuju bahan bakar elektronik yang berkelanjutan. Winkelmann menegaskan bahwa Lamborghini akan mempertahankan mesin pembakaran internal selama memungkinkan, setidaknya untuk dua supercar ke depan.

Source link