Presiden RI Prabowo Subianto mengungkapkan perhatiannya terhadap fenomena terbaru di mana banyak orang merasa pintar dan memberikan komentar tentang segala hal. Dalam pidatonya di acara penutupan Kongres Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Solo, Prabowo menyoroti fenomena ini yang tersebar tidak hanya di Indonesia. Menurutnya, orang-orang yang merasa pintar dengan gelar dan sekolah hebat mengangkat diri mereka sebagai orang terpintar, sehingga semua hal dikomentari oleh banyak pihak. Bersamaan dengan fenomena ini, Prabowo mengaku sering membuka media sosial di malam hari untuk memeriksa reaksi dan analisis orang-orang terhadap dirinya. Selain itu, Prabowo heran dengan berbagai pihak yang terus menganalisis segala hal, termasuk hubungannya dengan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi). Semua komentar dan analisis tersebut membuat Prabowo merasa diawasi dan bahkan lebih dipahami oleh orang lain daripada pemahaman dirinya sendiri.
Prabowo Ngaku Sering Cek Podcast, Respon Isu Pecah Kongsi Jokowi
Read Also
Recommendation for You

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkapkan alasan Presiden Prabowo Subianto menetapkan Ibu Kota Nusantara…

Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Sultan Baktiar Najamudin, memberikan apresiasi terhadap pidato Presiden Prabowo…

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) baru saja mengumumkan susunan kepengurusan partai untuk periode 2025-2030, termasuk di…

Kaesang Pangarep, Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), memiliki target ambisius untuk memastikan partainya berhasil…






