Porsche telah memperkenalkan berbagai varian dari model 911 generasi 992.2 selama lebih dari setahun terakhir, namun jajaran produk mereka masih belum lengkap. Setelah peluncuran model GTS, Carrera, Targa, dan GT3 yang telah diperbaharui, varian baru diharapkan akan segera hadir. CEO Porsche, Oliver Blume, mengumumkan bahwa Turbo S akan diluncurkan pada akhir tahun ini dan kemungkinan akan ada juga model non-S. Turbo S dikonfirmasi akan mengadopsi pengaturan hibrida, sebuah langkah yang sudah diprediksi sebelumnya. Model 911 yang akan datang akan menggunakan baterai Varta setelah akuisisi terbaru Porsche terhadap V4Drive GmbH dari Varta AG Group.
Paket baterai 1,9 kilowatt-jam yang digunakan untuk sistem penggerak T-Hybrid Porsche diproduksi di lokasi Ellwangen dan Nördlingen, dengan target menambah jumlah tenaga kerja menjadi 375 karyawan sebagai persiapan untuk 911 hibrida baru. Rumor juga mengatakan bahwa GT2 RS juga dapat menggunakan mesin hibrida. Porsche sedang bersiap untuk meluncurkan “turunan baru” mobil mereka, di mana Blume berinvestasi besar-besaran untuk membuatnya lebih cepat dari generasi sebelumnya.
Selain dari 911, Porsche juga tengah mengembangkan penerus mobil listrik untuk 718 Cayman dan Boxster. Duo mobil listrik ini diharapkan akan menggantikan Cayenne listrik yang akan debut tahun ini sebelum nantinya memulai produksi massal pada 2026. Porsche juga berencana untuk menghentikan produksi mesin pembakaran bertenaga gas untuk penerus Macan generasi pertama pada tahun 2028, dengan fokus pada mobil listrik untuk segmen Boxster/Cayman. Langkah ini dianggap berisiko mengingat daya tarik utama dari kedua model tersebut adalah mesin bertenaga gas, namun Porsche telah memutuskan untuk maju dengan mobil listrik untuk masa depan.












