Perdana Menteri Irak, Mohammed Shia’ al-Sudani, meresmikan unit penyulingan minyak di Baiji Refinery, kompleks penyulingan minyak terbesar negara itu di Provinsi Salahuddin setelah unit produksinya berhasil direhabilitasi dari kerusakan akibat sabotase teroris. Ditekankan bahwa kilang tersebut merupakan fasilitas industri vital yang menghasilkan berbagai produk minyak atsiri dan aspal dengan output tahunan mencapai 250.000 ton minyak dasar dan 600.000 ton aspal multitingkatan. Fasilitas ini juga akan memasok berbagai produk seperti oli mesin, oli berat, dan oli turbin yang akan memberikan manfaat bagi berbagai kementerian pemerintah. Al-Sudani menyatakan bahwa dengan rehabilitasi kilang ini dan fasilitas lainnya, Irak akan segera dapat mengekspor produk setelah memenuhi kebutuhan pasar lokal. Baiji Refinery sebelumnya hancur dalam pertempuran sengit saat militan ISIS merebut sebagian besar Provinsi Salahudin pada tahun 2014, namun akhirnya dibebaskan oleh pasukan pemerintah Irak pada April 2015. Ini menandai langkah penting dalam pemulihan sektor energi Irak yang vital.
Irak Buka Kembali Kilang Minyak Setelah Sabotase Teroris
Read Also
Recommendation for You

Menteri PU Optimistis Pembangunan Sekolah Rakyat Aceh 2 di Subulussalam Segera Tuntas Banda Aceh (ANTARA)…

Tim Basket Institut Perbanas Jakarta Akan Wakili Indonesia di AUBL 2027 Tim putra Institut Perbanas…

Trump Menetapkan Pedoman Baru Keamanan Siber untuk Sistem Rahasia AS Pada Jumat (12/6), Presiden AS…

Sony Sonjaya akan Diperiksa Terkait Permohonan Justice Collaborator Kejaksaan Agung (Kejagung) telah merencanakan untuk memeriksa…

Menteri PPPA Ajak Masyarakat Laporkan Indikasi Eksploitasi Anak dan Judi Online Menteri Pemberdayaan Perempuan dan…







