Berita  

Pemprov Aceh Berharap Perusahaan Global Bangun Pabrik Sawit

Pemerintah Aceh mengajak perusahaan global untuk berinvestasi di industri kelapa sawit di wilayah itu. Melalui forum peluncuran kelompok kerja kemitraan kelapa sawit berkelanjutan, Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, menyerukan agar perusahaan global membeli kelapa sawit Aceh dan memulai investasi membangun pabrik hilirisasi komoditas tersebut. Forum ini dihadiri oleh perusahaan besar seperti Unilever, Pepsico, Nestle, dan berbagai negara lainnya.

Fadhlullah berharap bahwa Aceh akan mendapatkan kepercayaan dari perusahaan global untuk berinvestasi dalam industri hijau, serta berkolaborasi dengan pemerintah Aceh dalam mewujudkan visi kelapa sawit berkelanjutan. Pemerintah Aceh sendiri telah menetapkan kebijakan untuk mewujudkan rantai pasok bebas deforestasi dan inklusif terhadap petani, melalui peta jalan kelapa sawit berkelanjutan dan rencana aksi daerah yang telah ditetapkan.

Meskipun Aceh saat ini memiliki 63 pabrik kelapa sawit dan menghasilkan lebih dari satu juta ton minyak kelapa sawit mentah setiap tahunnya, belum ada industri hilir yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan pelaku usaha sawit. Oleh karena itu, Fadhlullah berharap perusahaan global dapat berinvestasi dengan membangun refinery di Aceh untuk menghasilkan berbagai produk turunan kelapa sawit.

Pemerintah Aceh juga berkomitmen untuk memperbaiki infrastruktur guna mendukung iklim investasi, dengan memiliki bandara internasional, bandara lokal, pelabuhan perikanan internasional, dan infrastruktur lainnya. Saat ini, sedang dibangun jalan tol yang menghubungkan ibukota provinsi Aceh dengan perbatasan Sumatera Utara, serta infrastruktur lainnya di wilayah barat selatan Aceh. Dengan upaya ini, diharapkan Aceh dapat menarik lebih banyak investasi global ke industri kelapa sawit di daerah tersebut.

Source link