Alex Teh menciptakan single ketiga dari EP perdananya, “Blink”, terinspirasi oleh perjuangan sang paman melawan rasa sakit selama empat tahun. Saat mengunjungi ANTARA Heritage Center di Jakarta, Alex berbagi bahwa lirik lagu tersebut awalnya muncul sebagai sebuah puisi yang terinspirasi secara spontan saat berada di dalam mobil. Kata-kata yang bermain di kepalanya mendorongnya untuk menyusunnya menjadi bait yang penuh makna, yang membawa semangat pada pamannya yang berjuang di rumah sakit.
Lagu “Blink” bukan hanya menjadi ungkapan perasaan tulus Alex terhadap keluarganya, tetapi juga mengandung rasa hormat dan kasih sayang pada sang paman serta keluarga dan saudara. Dalam proses penggarapan lagu ini, Alex bekerja sama dengan produser Will Mara dan vocal director Kamga Mo, serta dibantu oleh Ivan Iponk dari Roemahiponk dalam tahap pasca produksi.
Melalui lagu ini, Alex ingin menekankan pentingnya dukungan dari orang-orang terkasih ketika menghadapi masa sulit. Dia berharap “Blink” dapat memberi harapan dan kekuatan bagi mereka yang mengalami kesedihan, karena menurutnya satu-satunya cara untuk melewati duka adalah dengan menghadapinya secara langsung. Dengan demikian, lagu ini bukan hanya menjadi medium ekspresi pribadi Alex, tetapi juga sebagai sarana untuk menginspirasi dan menguatkan orang lain yang mendengarkannya.










