Berita  

Pengganti Guru Sekolah Rakyat: Proses Penggantian Mensos

Penggantian Guru Sekolah Rakyat yang Mengundurkan Diri Telah Diproses

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf mengonfirmasi bahwa proses pengganti bagi guru-guru Sekolah Rakyat yang mengundurkan diri telah selesai. Hal ini disampaikan Mensos Saifullah Yusuf dalam sebuah wawancara setelah menghadiri Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR dan DPD 2025 di Kompleks Parlemen, Jakarta. Menyikapi pidato kenegaraan Presiden Prabowo Subianto yang menyinggung beberapa hal termasuk Sekolah Rakyat, Mensos juga menyatakan bahwa Kementerian Sosial menghormati keputusan setiap guru yang memutuskan untuk mengundurkan diri.

Sebelumnya, Mensos mengungkapkan bahwa sebanyak 143 guru Sekolah Rakyat telah mengundurkan diri dengan berbagai alasan, termasuk jarak Sekolah Rakyat dari domisili mereka dan penempatan sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Presiden Prabowo Subianto dalam pidato kenegaraannya di Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD RI mengungkapkan bahwa pemerintah telah membangun 100 Sekolah Rakyat dengan tujuan memberikan kesempatan belajar yang mudah bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Presiden Prabowo juga menyatakan rencana untuk membangun 300 Sekolah Rakyat di masa depan sebagai upaya untuk mendukung anak-anak dari keluarga dengan pendapatan terendah. Dalam rangkaian acara Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR dan DPD 2025, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato tentang laporan kinerja lembaga negara dan menyampaikan pidato kenegaraan dalam rangka memperingati HUT ke-80 Kemerdekaan RI.

Tema dari Sidang Tahunan dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI Tahun 2025 adalah “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”. Dalam acara tersebut, Presiden Prabowo tiba di Gedung DPR/MPR pada pukul 08.32 WIB untuk menghadiri Sidang Tahunan MPR. Copyright © ANTARA 2025

Source link