Berita  

Citi Indonesia Revisi Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI Menjadi 4,9%

Citibank, N.A., Indonesia (Citi Indonesia) telah merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2025 menjadi 4,9 persen, meningkat dari perkiraan sebelumnya 4,7 persen. Perubahan ini didasarkan pada evaluasi data pertumbuhan di sektor hilirisasi yang sebelumnya terlewatkan. Proyeksi yang lebih tinggi ini dipicu oleh pertumbuhan konsumsi rumah tangga dan pembentukan modal tetap bruto (PMTB). Konsumsi rumah tangga menyumbang 54,25 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia. Lonjakan konsumsi terjadi seiring dengan momentum hari besar keagamaan, mendorong pengeluaran pada transportasi dan restoran.

Selain itu, peran niaga elektronik (e-commerce) juga turut berkontribusi terhadap pertumbuhan konsumsi. Meskipun e-commerce tumbuh, sebagian pertumbuhan ini berasal dari pergeseran belanja offline. Pertumbuhan PMTB juga didukung oleh investasi di sektor konstruksi, sementara konsumsi pemerintah menyumbang 0,22 persen terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Proyeksi pertumbuhan yang lebih tinggi ini memberikan optimisme bagi ekonomi Indonesia dan menunjukkan peningkatan potensi pertumbuhan di masa mendatang. Menurut Chief Economist Citi Indonesia, Helmi Arman, pergeseran ini juga terkait dengan stimulus pemerintah untuk rumah tangga yang ikut menopang konsumsi pada kuartal II. Dalam kondisi ini, peningkatan belanja online dan pertumbuhan konsumsi menjadi faktor kunci dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Source link