Berita  

Investasi Industri Nikel Eramet dengan Danantara dan INA

CEO Eramet Indonesia, Jerome Baudelet, mengungkapkan bahwa kerja sama investasi strategis di sektor nikel sedang dibahas dengan Badan Pengelola Investasi Danantara dan Indonesia Investment Authority (INA). Pembicaraan ini berlangsung intens dan menjanjikan, meskipun masih dalam tahap awal dan banyak rincian yang belum bisa diungkapkan karena bersifat rahasia perusahaan. Baudelet juga menekankan bahwa Danantara dan INA merupakan mitra yang sangat baik dan proses kolaborasi sudah dimulai.

Kolaborasi antara Danantara dan INA dengan perusahaan tambang Eramet dari Prancis bertujuan untuk membentuk platform investasi strategis di sektor nikel, mulai dari hulu hingga hilir. Chief Investment Officer (CIO) Danantara, Pandu Sjahrir, menjelaskan bahwa kerjasama ini bertujuan untuk mengembangkan ekosistem bahan baku baterai kendaraan listrik yang berkelanjutan dan terintegrasi di Indonesia. Dalam kerjasama ini, Danantara dan INA akan menyediakan pembiayaan jangka panjang, sementara Eramet akan memberikan keahlian teknis dan pengalaman dalam menjalankan proyek pertambangan sesuai standar internasional.

Para pihak akan melakukan penilaian awal untuk mengidentifikasi proyek yang paling tepat guna memaksimalkan potensi ekosistem EV nasional dan menyusun rencana kerja bersama untuk masa depan. CEO Eramet Group, Paulo Castellari, menyatakan komitmen perusahaan terhadap pembangunan berkelanjutan, terutama melalui operasional pertambangan nikel di Weda Bay, Maluku. Eramet Indonesia juga menjalin kerja sama dengan Badan Geologi Kementerian ESDM untuk studi dan eksplorasi mineral kritis, termasuk litium, yang mendukung target transisi energi nasional.

Kerjasama ini menandai langkah penting dalam pengembangan sektor nikel dan bahan baku baterai di Indonesia, serta menegaskan komitmen perusahaan untuk mendukung transisi energi yang berkelanjutan. Dengan kerja sama yang kuat antara Eramet, Danantara, dan INA, diharapkan sektor industri nikel Indonesia dapat berkembang lebih maju dan berkontribusi pada masa depan energi yang lebih hijau.

Source link