Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, menekankan pentingnya pembukaan kembali rute internasional sebagai langkah strategis untuk memperluas aksesibilitas transportasi udara dan meningkatkan daya saing Indonesia di kancah global. Hal ini dituangkan dalam respons terhadap status Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang yang resmi melayani penerbangan internasional sejak 4 September 2025. Penerbangan perdana dilakukan oleh AirAsia dengan rute Kuala Lumpur-Semarang, yang akan beroperasi tujuh kali dalam seminggu. Langkah tersebut sejalan dengan kebijakan pemerintah yang bertujuan untuk memperluas konektivitas, meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara, dan memperkuat perekonomian daerah. Selain Semarang, Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang juga telah kembali melayani penerbangan internasional sejak Juli 2025. Pergerakan penumpang internasional di Palembang menunjukkan tren positif, menandai potensi besar kedua kota sebagai pintu masuk wisata dan pusat ekonomi daerah. Pemerintah terus berupaya memastikan standar internasional di bandara dan mendorong pengembangan rute penerbangan secara berkelanjutan. Harapannya, pembukaan kembali penerbangan internasional di Semarang dan Palembang dapat membawa dampak positif dalam pengembangan pariwisata, investasi, dan perekonomian regional.
Pembukaan Rute Internasional Menhub: Meningkatkan Daya Saing Indonesia
Read Also
Recommendation for You

Sebanyak 62.400 anak berusia 0–5 tahun tercatat mengalami infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di tujuh…

Akses ke layanan keuangan digital belum otomatis membuat masyarakat lebih sejahtera. Organisasi Perburuhan Internasional (ILO)…

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menempatkan penyelesaian politik sebagai prioritas untuk menghentikan kembali pertempuran antara kelompok Houthi…

PSYCHIC FEVER from EXILE TRIBE kembali hadir di Jakarta untuk memperkenalkan album terbaru mereka, DIFFERENT….

Program Gelegar Lelang BNI 2026 mencatat penjualan agunan senilai Rp510,77 miliar selama pelaksanaan pada 15…







