Energi nuklir memiliki peran penting sebagai base load yang dapat diandalkan dan rendah karbon dalam mencapai Net Zero Emission (NZE) 2060 melalui transisi energi. General Manager PLN UID Jawa Timur, Ahmad Mustaqir, menegaskan bahwa dengan pengelolaan yang tepat, nuklir dapat menjadi solusi untuk menjaga ketahanan energi dan mendukung dekarbonisasi sektor kelistrikan. Menurutnya, transisi energi tidak hanya bergantung pada energi baru terbarukan (EBT) seperti surya, angin, dan hidro. PLN berperan dalam mendukung implementasi, mengintegrasikan pembangkit listrik nuklir ke dalam sistem kelistrikan di masa depan, serta memiliki kapabilitas dan studi mendalam untuk hal ini. Direktur Teknologi, Engineering dan Keberlanjutan PT PLN (Persero), Evy Haryadi, mengungkapkan bahwa dalam rencana Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir berkapasitas 2×250 MW dalam roadmap NZE Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (2025-2034). Tindakan konkret ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan bagi pengembangan energi terbarukan di Indonesia.
Nuklir PLN: Solusi Energi Terbaik untuk Dekarbonisasi Listrik
Read Also
Recommendation for You

Sebanyak 749 mantan siswa Pendidikan Komando Angkatan 180 Marinir mengikuti Upacara Pembaretan di Pantai Baruna…

Indonesia dan Prancis menyepakati penguatan kerja sama kebudayaan melalui program yang mencakup promosi budaya Indonesia…

Pemerintah Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, membentuk tim khusus untuk menekan keberangkatan pekerja migran Indonesia (PMI)…

Pemerintah Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu, menargetkan verifikasi dan validasi 25 gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih…

Go Ahead Eagles gagal mempertahankan keunggulan dan harus berbagi poin dengan Sparta Rotterdam setelah bermain…







