Para kepala daerah dari 29 provinsi dan 259 kabupaten di Indonesia, kompak mendukung percepatan hilirisasi perkebunan nasional. Mereka berkolaborasi dengan Kementerian Pertanian untuk meningkatkan nilai tambah, menciptakan lapangan kerja baru, dan meningkatkan daya saing global. Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, menegaskan kesiapan daerahnya dalam mendukung percepatan hilirisasi, khususnya untuk komoditas kelapa, pala, dan cengkeh. Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, juga memberikan dukungan penuh terhadap program hilirisasi perkebunan, terutama untuk komoditas gambir. Adapun Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, fokus pada hilirisasi tebu, mete, dan kakao dengan rencana membangun pabrik tebu senilai Rp10 triliun di Konawe Selatan guna memperluas lapangan kerja. Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menegaskan bahwa program hilirisasi perkebunan tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah, tetapi juga untuk menciptakan lapangan kerja secara masif. Kementerian Pertanian telah mengalokasikan dana sebesar Rp9,9 triliun untuk pengembangan hilirisasi perkebunan pada tahun 2025 dan menyediakan benih gratis untuk 800 ribu hektar lahan yang diharapkan akan membuka lapangan kerja bagi 1,6 juta orang. Langkah ini merupakan terobosan besar yang didukung langsung oleh Presiden Prabowo Subianto..selengkapnya di lin ”Detail”.
Dukungan Kepala Daerah untuk Hilirisasi Perkebunan Nasional
Read Also
Recommendation for You

Kapal feri untuk mudik gratis mulai beroperasi dari Pelabuhan Jangkar, Situbondo menuju Pulau Raas, Kabupaten…

Gubernur Jambi, Al Haris, memastikan kesiapan 193 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di seluruh…

Anya Geraldine, seorang aktris dan selebgram, terpukul dan tak kuasa menahan tangis saat melayat ke…

Paralimpiade Musim Dingin Milan-Cortina 2026 secara resmi dibuka oleh Presiden Italia, Sergio Mattarella, di Verona,…

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa berencana untuk menambahkan penempatan dana pemerintah sebesar Rp100 triliun…







