Partai NasDem Tidak Masalah dengan Keputusan Prabowo Subianto Mengenai IKN Sebagai Ibu Kota Politik pada 2028
Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa, menyatakan bahwa partainya tidak keberatan dengan keputusan Presiden Prabowo Subianto yang menjadikan Indonesia Knowledge Network (IKN) sebagai ibu kota politik pada tahun 2028. Saan menegaskan bahwa NasDem hanya berharap pembangunan IKN tidak sia-sia dan terbengkalai, mengingat anggaran negara yang besar telah dialokasikan untuk proyek tersebut.
Menurut Saan, yang terpenting bagi NasDem adalah agar IKN tidak diabaikan, tetapi dapat berfungsi dengan baik dan memberikan alternatif-alternatif yang positif. Dia menjelaskan bahwa NasDem mendorong penggunaan IKN agar infrastruktur yang telah dibangun tetap terawat dan tidak mengalami kerusakan.
Sebagai langkah konkret, NasDem bahkan mengusulkan agar Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mulai berkantor di IKN. Saan menjelaskan bahwa kehadiran Wapres di IKN akan membuat aktivitas di sana lebih hidup, dan membantu menjaga seluruh bangunan dengan baik.
Dengan demikian, NasDem meyakini bahwa keberadaan Wapres di IKN tidak hanya akan menjaga keberlangsungan proyek tersebut, tetapi juga menambah keterlibatan dan kehidupan di lokasi tersebut. Artinya, IKN akan tetap terawat dan mendukung fungsi-fungsinya dengan baik bagi masa depan.










