Berita  

Wagub Jatim Menjamin Evakuasi Korban Ponpes Runtuh Dilakukan Maksimal

Proses evakuasi korban yang tertimbun runtuhan gedung mushalla Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny di Sidoarjo, Jawa Timur, tetap berjalan dengan penuh perhatian dan kehati-hatian. Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, menegaskan bahwa tim dari Badan SAR Nasional (Basarnas) tengah berupaya secara maksimal untuk mengevakuasi korban dari berbagai arah kecuali jalur belakang ponpes. Meskipun tim telah memeriksa bagian tersebut tanpa menemukan korban terjebak, proses evakuasi terus dipercepat dengan bergerak dari jalur lain.

Seluruh personel SAR yang terlibat dalam evakuasi merupakan tim yang terlatih dan profesional, memastikan keselamatan korban dalam proses evakuasi. Pengasuh Ponpes Al Khoziny, KH Raden Abdus Salam Mujib, mengungkapkan bahwa gedung mushalla yang roboh rencananya akan dibangun setinggi tiga lantai. Pada hari kejadian, proses pengecoran atap di lantai tiga telah berlangsung.

Di saat kejadian, mushalla yang ambruk menimpa para santri yang sedang shalat Ashar berjamaah. Berkat keberanian santri seperti Wahid, sejumlah orang berhasil diselamatkan dari kejadian tragis tersebut. Hingga saat ini, puluhan ambulans masih bersiaga di sekitar lokasi kejadian, membawa korban terluka menuju rumah sakit terdekat. Meskipun belum ada keterangan resmi mengenai jumlah korban maupun penyebab kejadian, doa dan dukungan terus mengalir untuk keselamatan semua korban yang terlibat dalam musibah ini.

Source link