Keysya Ramadhania, seorang mahasiswi berusia 19 tahun dari Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, sedang mencoba peruntungannya dalam ajang Mojang Jajaka (Moka) Cianjur. Sebagai mahasiswi jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam di UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Keysya melihat Moka sebagai lebih dari sekadar kontes kecantikan. Bagi Keysya, Moka adalah platform ideal untuk mengasah kemampuan komunikasi, memperluas jaringan, dan memberikan kontribusi positif bagi Cianjur.
Dia menggarisbawahi fokusnya pada Indeks Pembangunan Manusia (IPM) bidang pendidikan dan pengembangan generasi muda, di mana kemampuan public speaking memegang peranan penting. Keysya percaya bahwa kemampuan berbicara di depan publik adalah kunci untuk membawa perubahan positif dan meningkatkan rasa percaya diri generasi muda Cianjur.
Selain itu, Keysya menekankan pentingnya semangat belajar dan meningkatkan minat pendidikan di Cianjur. Dia yakin bahwa pendidikan berkualitas akan mempersiapkan generasi muda untuk bersaing secara global tanpa kehilangan identitas lokal mereka.
Keysya, didukung penuh oleh keluarga, teman-teman, dan orang terdekatnya, telah meraih berbagai prestasi, baik di bidang akademik maupun non-akademik. Dengan IPK 3,95/4,00, keysya meraih berbagai penghargaan dan menjadi bagian dari kegiatan ekstrakurikuler yang membanggakan.
Sebagai mahasiswi KPI dan Duta Wisata, Keysya melihat peluang besar untuk memajukan pendidikan dan pariwisata Cianjur. Dia ingin mempromosikan potensi pariwisata Cianjur yang kaya budaya dan alam secara kreatif, dengan harapan dapat meningkatkan minat pendidikan dan kepercayaan diri generasi muda Cianjur.
Keysya mengajak semua anak muda untuk bermimpi besar, terus belajar, dan berani menyuarakan gagasan mereka demi meningkatkan kualitas pendidikan dan mempromosikan pariwisata Cianjur secara lebih luas.












