Berita  

Strategi unggul Indonesia hortikultura

Komoditas hortikultura di Indonesia dihadapkan pada berbagai tantangan akibat perubahan iklim dan serangan hama-penyakit. Pemerintah melalui Kementerian Pertanian telah mengimplementasikan strategi untuk mengatasi hal tersebut. Komoditas hortikultura memiliki peran yang strategis dalam menyediakan pangan bergizi, meningkatkan pendapatan petani, dan berkontribusi pada perekonomian nasional. Selain itu, sektor hortikultura juga mendukung ketahanan pangan nasional dengan menyediakan sayuran dan buah-buahan. Namun, tantangan kompleks yang dihadapi meliputi perubahan iklim yang sulit diprediksi dan serangan organisme pengganggu tanaman. Faktor-faktor ini memengaruhi produktivitas dan kualitas komoditas hortikultura.

Pemerintah mendorong pengembangan klaster hortikultura yang bertujuan untuk mengonsolidasikan produksi agar lebih terfokus, efisien, dan kompetitif. Dalam klaster hortikultura ini, terdapat beberapa komoditas strategis seperti cabai, bawang merah, buah-buahan, dan tanaman hias. Fasilitas pascapanen, pengelolaan pertanian yang ramah lingkungan, digitalisasi pertanian, dan pendirian infrastruktur di wilayah strategis menjadi prioritas untuk mengatasi tantangan yang dihadapi.

Dengan berbagai strategi pengembangan klaster hortikultura ini, diharapkan dapat meningkatkan produktivitas, nilai tambah, dan kesejahteraan petani. Klaster hortikultura juga diharapkan dapat memperkuat posisi tawar petani dalam rantai pasokan serta mendorong pengembangan hortikultura yang berkelanjutan. Dengan demikian, sektor hortikultura di Indonesia dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi yang positif bagi ketahanan pangan nasional serta perekonomian negara.

Source link