Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, mengungkapkan bahwa ia tidak mengetahui beberapa kader partainya telah melaporkan akun media sosial yang membuat dan menyebar meme yang menyerang dirinya. Hal ini diungkapkan setelah acara tasyakuran partai ke-61 di Kantor DPP Golkar, Jakarta Barat. Dewan Pimpinan Pusat Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (DPP AMPI) melaporkan puluhan akun media sosial yang diduga menyebar fitnah dan ujaran kebencian kepada Bahlil Lahadalia ke Bareskrim Polri. Mereka membawa bukti tangkapan layar dari postingan yang dianggap menghina. Sebanyak 30 akun media sosial terlibat dalam penyebaran ujaran kebencian dan fitnah terhadap Bahlil. Meskipun demikian, tindakan tersebut bukan atas perintah langsung dari Bahlil, melainkan keputusan spontanitas dari kader yang merasa tersinggung dengan konten yang diunggah. Pengurus Pusat Angkatan Muda Pemuda Golkar (PP AMPG) juga telah melaporkan akun media sosial yang menyerang dan menghina Bahlil ke Polda Metro Jaya. Mereka membawa barang bukti berupa tangkapan layar konten yang dianggap menghina. Diharapkan adanya efek jera terhadap akun-akun tersebut sebagai bentuk pembelajaran untuk lebih bijak dalam menyampaikan kritik melalui media sosial. Selain itu, konten yang telah disebar oleh beberapa akun media sosial juga telah melanggar beberapa pasal dalam Undang-Undang ITE dan KUHP.
Bahlil Ngaku Tak Tahu soal Kader Golkar: Kontroversi Media Sosial
Read Also
Recommendation for You

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkapkan alasan Presiden Prabowo Subianto menetapkan Ibu Kota Nusantara…

Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Sultan Baktiar Najamudin, memberikan apresiasi terhadap pidato Presiden Prabowo…

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) baru saja mengumumkan susunan kepengurusan partai untuk periode 2025-2030, termasuk di…

Kaesang Pangarep, Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), memiliki target ambisius untuk memastikan partainya berhasil…






