Pertemuan antara politisi Partai Golkar, Muhidin M. Said, dan Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin belum ada dalam rencana partai tersebut. Meskipun elite dari Partai Nasdem dan PKS telah datang untuk melakukan audiensi dengan Menhan Sjafrie, Muhidin mengungkapkan bahwa belum ada rencana serupa dari pihak Partai Golkar. Menurut Muhidin, keputusan untuk melakukan audiensi atau silaturahmi parpol akan tergantung pada kebijakan Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia. Hingga saat ini, belum ada arahan secara resmi dari Bahlil untuk menemui Menhan Sjafrie. Sebelumnya, Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh, telah menemui Menhan Sjafrie di Kementerian Pertahanan pada tanggal 15 Oktober 2025. Dalam pertemuan tersebut, Surya Paloh didampingi oleh Wamenhan Marsekal (Purn) Donny Ermawan Taufanto. Paloh menyatakan bahwa pertemuan tersebut memberinya semangat dan motivasi yang kuat. Menurut Paloh, “vitamin” yang diberikan oleh Menhan Sjafrie juga akan menjadi stamina dalam menghadapi tantangan dan tugas yang akan datang. Elite dari PKS juga tidak ketinggalan untuk bertemu dengan Menhan Sjafrie pada tanggal 17 Oktober 2025, dengan menegaskan bahwa PKS sudah menjadi bagian dari pemerintah.
Golkar Tertinggal, Sjafrie Susul Nasdem dan PKS
Read Also
Recommendation for You

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkapkan alasan Presiden Prabowo Subianto menetapkan Ibu Kota Nusantara…

Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Sultan Baktiar Najamudin, memberikan apresiasi terhadap pidato Presiden Prabowo…

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) baru saja mengumumkan susunan kepengurusan partai untuk periode 2025-2030, termasuk di…

Kaesang Pangarep, Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), memiliki target ambisius untuk memastikan partainya berhasil…






