Grup Volkswagen telah lama menjadi pemimpin di pasar mobil Cina, namun kini menghadapi tantangan dari produsen mobil domestik yang menawarkan teknologi canggih dengan harga yang lebih terjangkau. Audi pun berusaha untuk tetap relevan dengan menandatangani kemitraan dengan SAIC untuk menciptakan merek lokal AUDI yang dikustomisasi sesuai kebutuhan pasar Cina.
Kerjasama tersebut menghasilkan model baru seperti E5 Sportback tanpa cincin, yang memiliki perbedaan signifikan dengan jajaran produk global Audi. Hal serupa juga dilakukan oleh Volkswagen dengan meluncurkan ID Unyx 08, hasil kerjasama dengan Xpeng. Desain mobil listrik ini dikembangkan khusus untuk pasar Cina, dengan elemen desain yang benar-benar baru tanpa identitas merek Volkswagen yang jelas.
Fitur-fitur menarik dari Unyx 08 termasuk rem Brembo, motif serigala di lampu rem ketiga, lampu depan terpisah, dan pintu tanpa bingkai. Meskipun memiliki sentuhan premium, ada beberapa elemen desain yang kontroversial seperti pilar A berwarna gelap. Mobil ini sebenarnya merupakan versi produksi dari konsep ID. Evo, yang menjadi salah satu dari 30 kendaraan listrik yang akan ditawarkan oleh VW Group di Cina.
Dilengkapi dengan baterai lithium-iron-fosfat (LFP), Unyx 08 mampu menempuh jarak lebih dari 700 kilometer dan dilengkapi dengan teknologi pengisian daya ultra-cepat 800 volt. Meskipun belum diluncurkan, VW berencana untuk memulai penjualan mobil ini di paruh pertama tahun depan. Dengan inisiatif “Di Cina, untuk Cina”, Volkswagen berharap untuk tetap bersaing dalam pasar mobil elektrik yang semakin berkembang di Cina dengan model-model lokal yang disesuaikan dengan kebutuhan konsumen.












