Direktorat Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Kementerian Agama telah merumuskan lima rekomendasi strategis setelah Workshop Hasil Pemetaan Potensi Konflik Sosial Berdimensi Keagamaan. Rekomendasi ini diharapkan dapat menjadi peta jalan penting dalam memperkuat layanan keagamaan dan mencegah potensi konflik di masyarakat. Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah, Arsad Hidayat, menegaskan pentingnya rekomendasi ini untuk menciptakan layanan keagamaan yang responsif dan preventif.
Arsad juga meminta para peserta untuk meneruskan rekomendasi tersebut hingga ke tingkat pelaksana di lapangan. Salah satu fokus utama dari rekomendasi tersebut adalah penguatan regulasi, peningkatan kapasitas SDM, sinergi layanan dan filantropi, penguatan dialog keagamaan, serta diseminasi hasil riset terkait bidang Urusan Agama Islam dan Bina Syariah. Semua ini bertujuan untuk mencegah konflik berdimensi keagamaan dan memperkuat layanan keagamaan secara menyeluruh.
Melalui upaya kolaboratif antar lembaga pemerintah dan dukungan filantropi keagamaan, diharapkan forum dialog keagamaan dapat diperluas untuk meredam potensi konflik yang mungkin timbul. Dengan adanya rekomendasi ini, Direktorat Urusan Agama Islam berharap dapat menciptakan kebijakan layanan keagamaan yang lebih responsif dan berdampak positif.












