Eksperimen XR Upi Guava: Pelangi di Mars 2090

Sutradara Upi Guava menceritakan pengalaman proses produksi yang penuh eksperimen dalam membuat film fiksi ilmiah “Pelangi di Mars” yang direncanakan akan tayang di bioskop pada tahun 2026. Dalam konferensi pers di Jakarta, Upi Guava menjelaskan bahwa produksi film ini melibatkan penggunaan teknologi Extended Reality (XR) dan perangkat lunak seperti Unreal Engine untuk menciptakan latar belakang 3D Planet Mars. Proses produksi film ini mirip dengan pembuatan game, di mana lokasi Mars dibuat dengan detail dan latar belakang 3D diproyeksikan untuk mendukung adegan syuting.

Selain itu, proses produksi juga mencakup penggunaan Motion Capture untuk merekam gerakan animasi karakter robot dalam film tersebut. Produser Dendy Reynando mengungkapkan bahwa tim produksi sangat bergantung pada pengetahuan dan kreativitas Upi Guava dalam memimpin proses produksi yang kompleks ini. Film “Pelangi di Mars” sendiri bercerita tentang kehidupan seorang anak perempuan, Pelangi, yang lahir dan besar di Planet Mars serta konflik koloni manusia di planet merah tersebut.

Dengan latar waktu pada tahun 2090, cerita dalam film ini merupakan gambaran masa depan di mana manusia harus kolonisasi Planet Mars karena bumi tidak lagi layak untuk ditinggali akibat kesalahan manusia. PT Produksi Film Negara (Persero) juga turut mendukung penggarapan, pemasaran, dan distribusi film ini. Pemeran utama dalam film “Pelangi di Mars” antara lain Messi Gusti, Lutesha, dan Rio Dewanto. Film ini diharapkan dapat memberikan pengalaman baru bagi penonton tentang dunia masa depan yang dihadapi manusia.

Source link