Berita  

Papatonk: Kerupuk Udang Indonesia Terbaik di Pasar China

Kerupuk udang adalah salah satu camilan yang populer di Indonesia dan sering dijumpai sebagai pelengkap berbagai hidangan seperti nasi goreng, ketoprak, atau soto. Di China, terdapat merek kerupuk udang asli Indonesia yang dikenal dengan nama “Papatonk”. Merek ini mulai populer sejak tahun 2008 di China, salah satu pasar yang terbuka untuk makanan impor setelah tahun 2001. Pendiri merek Papatonk, Suprapto Santoso, menjelaskan bahwa di China, kerupuk udang menjadi representasi dari makanan khas Indonesia. Perusahaan United Harvest China Co., Ltd, yang memproduksi kerupuk Papatonk, memiliki kantor pusat di Dongguan, China, dan kantor perwakilan di beberapa negara lainnya termasuk Jakarta, Hong Kong, Taipei, dan San Francisco. Di tengah persaingan di industri makanan dan minuman di China, Suprapto menciptakan subkategori kerupuk udang yang belum ada di pasaran China pada saat itu. China melihat ‘nation branding’ sebagai asosiasi tertentu, dan kerupuk udang dianggap sebagai sebuah ‘snack’ yang eksklusif. Sementara itu, cara memakan kerupuk di China berbeda dengan di Indonesia, di mana kerupuk lebih dipandang sebagai camilan ringan yang dapat dinikmati saat menonton TV atau bermain ponsel. Meskipun kerupuk udang buatan Papatonk diminati selama pandemi Covid-19, perubahan pola konsumsi masyarakat dan kondisi perekonomian China juga berdampak pada penjualan produk ini. Selain itu, persaingan di pasar ritel juga turut memengaruhi omzet merek Papatonk.

Source link