Di era sebelumnya, diesel menjadi pilihan utama di jalan-jalan Eropa dengan pangsa pasar yang mendominasi lebih dari 50% pada 2010-an. Efisiensi bahan bakar yang tinggi dan biaya operasional yang rendah membuat diesel menjadi primadona yang bersiap bertahan lama. Namun, segalanya berubah pada tahun 2015 ketika skandal Dieselgate memunculkan kehilangan kepercayaan terhadap mobil diesel, mulai meruntuhkan dominasinya.
Pada tahun 2025, Ford Ranger PHEV (Eropa) berhasil bangkit dengan cepat. Menurut Asosiasi Produsen Mobil Eropa (ACEA), mobil diesel mulai tergeser oleh mobil hibrida plug-in dalam 10 bulan pertama tahun 2025, kejadian pertama dalam sejarah di wilayah tersebut. Pangsa pasar mobil diesel kini hanya menyentuh 8% dari total penjualan mobil baru di 27 negara Uni Eropa dan sekitarnya, sementara PHEV mencapai 9,4%, menunjukkan lonjakan signifikan sebesar 32,9% dari tahun sebelumnya. Penjualan mobil diesel sendiri turun 24,1% dari periode yang sama sebelumnya.
Era bahan bakar diesel yang pernah mendominasi pun semakin meredup. Sejak tahun 2017, mobil berbahan bakar gas telah mengambil alih posisi diesel di Eropa, dilanjutkan dengan mobil hibrida tradisional pada tahun 2021, dan kini giliran mobil listrik yang semakin mendominasi pasar. Meskipun masih ada merek yang tetap mengusung mesin diesel seperti BMW dan Audi, mayoritas merek beralih ke mesin gas dan hibrida. PHEV dan EV diprediksi sebagai arah masa depan yang semakin jelas bagi industri otomotif Eropa seiring dengan regulasi emisi yang semakin ketat. Perjalanan diesel yang dulunya begitu cemerlang kini semakin jarang terdengar melintasi jalan-jalan Eropa.












