Berita  

Peluang Penempatan PMI Terampil di Bosnia dan Herzegovina: KP2MI Jajaki

Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) sedang menjelajahi kemungkinan untuk menempatkan pekerja migran Indonesia (PMI) terampil di Bosnia dan Herzegovina sebagai upaya untuk membuka pasar kerja baru di Eropa. Kunjungan Duta Besar Bosnia dan Herzegovina untuk Indonesia, Armin Limo, ke Jakarta pada hari Selasa menjadi kesempatan bagi KP2MI untuk menjajaki kerjasama ini. Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Christina Aryani, mengungkapkan bahwa penjajakan ini dapat membuka akses baru bagi PMI terampil.

Dalam pertemuan tersebut, Dubes Armin didampingi perwakilan Labor and Employment Agency Bosnia dan Herzegovina. Diskusi yang dilakukan membahas peluang kerja sama antara kedua negara untuk memperluas lapangan kerja di Eropa dan meningkatkan kontribusi ekonomi dari tenaga kerja asal Indonesia. Bosnia dan Herzegovina memiliki kebutuhan akan pekerja asing di sektor jasa, terutama di bidang hospitality.

Meskipun jumlah PMI yang bekerja di Bosnia dan Herzegovina masih terbatas, negara tersebut memerlukan tenaga kerja asing terutama di sektor jasa seperti juru masak, chef, waiter, dan housekeeping. Dengan keterbatasan jumlah penduduk, Bosnia dan Herzegovina sangat bergantung pada tenaga kerja migran untuk menjaga keberlangsungan ekonomi, terutama di sektor pariwisata dan jasa. Peluang kerja di negara ini tidak hanya akan memberikan kesempatan baru bagi PMI tetapi juga meningkatkan daya saing sumber daya manusia Indonesia di pasar global.

KP2MI berkomitmen untuk melakukan penelitian teknis guna memastikan bahwa penempatan pekerja migran ke Bosnia dan Herzegovina dilakukan dengan aman, profesional, dan memberikan nilai tambah ekonomi bagi Indonesia. Peluang kerja ini diharapkan tidak hanya akan memberikan manfaat bagi para pekerja migran tetapi juga akan memperkuat hubungan kerja sama antara kedua negara.

Source link