Operator Liga Indonesia, PT I.League, telah mengonfirmasi bahwa jadwal kompetisi tidak akan diubah meskipun adanya bencana alam di Pulau Sumatera. Beberapa klub seperti Semen Padang, PSMS Medan, dan Persiraja Banda Aceh yang menjadi peserta BRI Super League dan Pegadaian Championship berkandang di Sumatera. Menurut Direktur kompetisi I.League, Asep Saputra, jadwal kompetisi berjalan sesuai yang telah direncanakan dan disinkronkan dengan baik. Meskipun ada beberapa tempat yang terkena dampak bencana alam, tetapi pertandingan tetap berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Pada jadwal kompetisi Super League, Semen Padang akan menjamu Persija Jakarta, sementara PSMS Medan dan Persiraja Banda Aceh juga memiliki jadwal pertandingan yang sudah ditetapkan. Sebelumnya, Asosiasi Pesepak bola Profesional Indonesia (APPI) dan I.League telah menyelenggarakan pertandingan persahabatan dan lelang jersi pemain di Stadion Madya, Jakarta. Asep menjelaskan bahwa dana yang terkumpul melalui lelang jersi akan disalurkan kepada pihak yang membutuhkan bantuan di Sumatera.
Kompetisi Super League sendiri akan kembali digulirkan setelah libur karena SEA Games Thailand 2025. Laga pembuka akan dimainkan antara Dewa United dan Persis Solo, disusul oleh pertandingan antara Persebaya Surabaya dan Borneo FC. Semua keputusan terkait jadwal, pertandingan, dan kegiatan lainnya telah disesuaikan dengan kondisi yang ada tanpa mengubah rencana yang telah ditetapkan sebelumnya.












