Anggota Komisi VI DPR RI Hj. Ida Nurlaela Wiradinata mempunyai tekad yang kuat dalam meningkatkan literasi digital di Pangandaran. Menurutnya, penting bagi warga Pangandaran untuk tidak sekadar menggunakan teknologi, tetapi juga untuk menjadi pengguna yang cerdas dan kritis. Ida juga menyoroti urgensi optimalisasi platform digital guna meningkatkan kesejahteraan. Ia menegaskan bahwa digitalisasi bukan hanya sekedar memindahkan kegiatan perdagangan dari pasar fisik ke platform online, melainkan merupakan perubahan mendasar dalam cara berpikir dan berbisnis.
Dalam suatu acara yang dihadiri oleh ratusan peserta dari berbagai latar belakang di suatu hotel di Pangandaran, Ida menjadi pembicara utama. Selain menyampaikan materi dari para narasumber lain, acara tersebut juga menjadi wadah diskusi mengenai tantangan era digital, termasuk penanggulangan penyebaran informasi palsu yang kerap terjadi di media sosial. Ida menegaskan bahwa media sosial bukan sekadar tempat untuk hiburan, tetapi juga merupakan alat ekonomi bagi desa. Ia mendorong penggunaan media sosial sebagai sarana untuk meningkatkan perekonomian, bukan hanya sebagai ajang untuk ekspos diri semata.
Peserta acara tersebut berasal dari berbagai kalangan masyarakat, termasuk pemuda, pendidik, pelaku UMKM, pengurus koperasi, dan perangkat desa turut ambil bagian. Mereka diberikan pemahaman mengenai pentingnya literasi digital, perlindungan data pribadi, serta pemanfaatan teknologi digital secara produktif dan bijaksana. Harapan dari kegiatan ini adalah agar tingkat literasi digital di Pangandaran terus meningkat sejalan dengan visi pembangunan yang modern namun tetap menghormati nilai-nilai kemanusiaan.












