Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengungkapkan harapannya agar wilayah Tapal Kuda, yang meliputi Kabupaten Lumajang, Jember, Bondowoso, Situbondo, dan Banyuwangi, dapat menjadi pusat pertumbuhan ekonomi nasional dan ekonomi kerakyatan di Indonesia dengan memanfaatkan peran Bank Indonesia. Dalam pengukuhan Kepala Kantor Perwakilan BI Jember, Perry Warjiyo menyatakan bahwa BI merupakan mitra utama pemerintah daerah dalam memajukan wilayah Tapal Kuda. Bank Indonesia memiliki lima peran utama yang bisa dimanfaatkan pemerintah daerah untuk memperkuat perekonomian daerah tersebut.
Salah satu peran utama BI adalah menjaga stabilitas harga agar harga-harga tetap terkendali dan terjangkau, yang pada gilirannya dapat mengendalikan inflasi di daerah. Selain itu, Bank Indonesia juga harus mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dengan memperhatikan potensi sektor pertanian di Tapal Kuda. Pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) juga menjadi fokus penting, karena UMKM merupakan tulang punggung ekonomi rakyat yang perlu didukung untuk bisa bersaing secara nasional maupun internasional.
Selain itu, Perry Warjiyo menekankan penguatan ekonomi kerakyatan, termasuk pengembangan ekonomi dan keuangan syariah, sebagai langkah penting dalam memajukan Tapal Kuda. Melalui optimalisasi kelima peran tersebut, Bank Indonesia diharapkan bisa menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam membangun ekonomi di wilayah tersebut. Dengan komitmen ini, BI Jember akan terus mengakselerasi digitalisasi sistem pembayaran serta mendukung elektronifikasi transaksi Pemerintah Daerah guna memaksimalkan penerimaan daerah.
Dalam kepemimpinan baru ini, Bank Indonesia berjanji akan terus menjadi mitra strategis Pemerintah Daerah dalam mewujudkan pembangunan inklusif dan berkelanjutan di wilayah Jawa Timur bagian timur. Perry Warjiyo juga secara langsung melantik Iqbal Reza Nugraha sebagai Kepala Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Jember yang menggantikan Gunawan. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan Tapal Kuda dapat menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi yang kuat bagi Indonesia.












