Teknologi F1 Meningkatkan Performa Kulkas Supermarket

Tidak semua inovasi Formula 1 berakhir menjadi supercar, dan beberapa di antaranya malah berakhir di tempat yang tidak terduga, seperti lorong dingin supermarket lokal. Teknologi aerodinamis terbaru dari F1 yang dijual kepada perusahaan oleh tim Williams F1 kini diterapkan pada lemari es di supermarket. Airfoil, strip seperti bilah yang menempel di bagian depan setiap rak lemari es, dikembangkan oleh perusahaan Inggris Aerofoil Energy menggunakan teknologi dari Williams Advanced Engineering. Airfoil ini diciptakan untuk menghentikan udara dingin agar tidak bocor ke lorong dan meningkatkan efisiensi unit serta membuat kondensor bekerja lebih efisien.

Formula 1 dikenal sebagai bisnis udara yang secara ahli menggunakan teknologi aerodinamis senilai jutaan dolar. Pada tahun 2025, mobil F1 mampu mengurangi bobotnya dengan downforce hanya dengan kecepatan 150 mil per jam. Teknologi yang dikembangkan di F1 kini mulai diadopsi di luar paddock, seperti dalam lemari es di supermarket. Melalui kemitraan antara Aerofoil Energy dan Williams F1, teknologi ini dapat menghemat biaya energi hingga 30 persen dan dapat dipasang dengan cepat dan mudah tanpa harus menutup toko.

Airfoil pada lemari es merupakan bentuk sayap yang dapat mengarahkan udara ke dalam dan menciptakan tirai udara dingin yang disirkulasi kembali ke tempat penyimpanan produk. Williams menggunakan alat CFD untuk merancang geometri Airfoil agar bekerja pada kecepatan udara yang lebih rendah dan efisien. Tes awal juga menunjukkan hasil yang positif, sehingga teknologi ini mulai diadopsi oleh beberapa bisnis besar di dunia. Lorong dingin yang didinginkan menyumbang lebih dari setengah biaya energi supermarket, sehingga penghematan kecil saja dapat membawa manfaat besar bagi perusahaan. Teknologi sederhana ini bahkan dinominasikan untuk MacRobert Award pada tahun 2018.

Bagi para penggemar teknologi, konsep trickle-down dari F1 menjadi hal yang menarik. Meskipun inovasi di F1 seringkali mengesankan, teknologi paling canggih seringkali berasal dari hal-hal sehari-hari yang tampak biasa, seperti aplikasi airfoil pada lemari es supermarket. Semakin banyak inovasi dari F1 yang diterapkan di berbagai industri, semakin terbuka peluang untuk menghemat energi dan meningkatkan efisiensi secara global.

Source link