Tesla mengalami penurunan penjualan global di beberapa pasar utama pada tahun lalu, namun mereka berhasil meningkatkan penjualan di Jepang hampir dua kali lipat dari tahun sebelumnya. Dalam pasar mobil listrik yang masih kecil di Jepang, Tesla menunjukkan keberhasilan dengan strategi penjualan ritelnya. Mereka fokus pada pengalaman langsung bagi konsumen dengan membuka showroom fisik yang menyerupai dealer tradisional tanpa tawar-menawar harga.
Perekrutan Richi Hashimoto sebagai country manager Jepang membantu Tesla membuka 16 showroom permanen di negara tersebut. Investasi besar dilakukan pada pelatihan staf dan edukasi mengenai mobil listrik karena mayoritas konsumen di Jepang belum familiar dengan teknologi EV. Di AS, dealer mobil konvensional menghadapi tantangan dalam menjual mobil listrik karena model bisnis yang berbeda dan harga jual yang lebih tinggi.
Meskipun menghadapi penurunan penjualan global, Tesla tetap berhasil di pasar EV yang tumbuh seperti Norwegia dan Turki. Mereka terus beradaptasi dengan persaingan ketat dan dinamika pasar global untuk tetap relevan. Dengan pasar mobil listrik yang terus berkembang, strategi penjualan dan edukasi menjadi kunci dalam meraih kesuksesan di industri ini.












