PTPN IV PalmCo terus memperkuat transformasi digital logistik terintegrasi melalui PalmGO dan PALMSTOCK guna memantau armada serta stok secara realtime, menekan biaya operasi, meningkatkan transparansi, akurasi data, dan keandalan rantai pasok komoditas secara berkelanjutan. Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, mengatakan bahwa PalmCo fokus pada integrasi sistem dan data dalam digitalisasi, bukan hanya menambah aplikasi. Dua sistem tersebut, PalmGO dan PALMSTOCK, dirancang untuk menyatukan pemantauan armada, pengiriman komoditas, dan pengelolaan persediaan dalam satu platform berbasis data.
PTPN IV PalmCo mengelola pengangkutan sekitar 13.000 ton komoditas setiap hari dengan nilai mencapai sekitar Rp140 miliar per hari. Oleh karena itu, digitalisasi logistik dan stok menjadi sangat penting untuk menghindari inefisiensi, penyusutan, dan lemahnya akuntabilitas. PalmGO dan PALMSTOCK diharapkan dapat membantu memperkuat tata kelola berbasis data perusahaan.
Selain itu, PalmGO dan PALMSTOCK diharapkan dapat memastikan pengelolaan persediaan barang dan logistik berjalan terintegrasi, akurat, dan terhubung dengan sistem SAP. Kedua sistem tersebut juga akan membantu menciptakan efisiensi biaya, meningkatkan transparansi, dan memperkuat daya saing perusahaan. Dengan implementasi PalmGO dan PALMSTOCK, PalmCo berharap dapat menekan biaya logistik dan penyimpanan secara signifikan serta meningkatkan keandalan rantai pasok komoditas sawit, teh, dan karet.
Digitalisasi ini adalah langkah strategis PalmCo dalam membangun operasional yang lebih efisien, berkelanjutan, dan siap menghadapi tantangan industri yang akan datang. Semua ini dilakukan dengan tujuan memperkuat tata kelola bisnis PalmCo dan meningkatkan daya saing perusahaan di era digital.












