Mercedes sedang merilis informasi seputar facelift S-Class yang akan debut pada 29 Januari. Facelift ini menjadi yang terbesar dalam sejarah Mercedes dengan 2.700 komponen baru atau diperbarui pada model S-Class. Salah satu tambahan yang menonjol adalah sabuk pengaman berpemanas. Fitur ini dikonfirmasi oleh CEO Mercedes Ola Källenius sebagai bagian dari penyegaran paruh siklus S-Class. Konsep Experimental Safety Vehicle sebelumnya juga memperlihatkan teknologi ini untuk meningkatkan kenyamanan dan keselamatan penumpang.
Gagasan di balik sabuk pengaman berpemanas ini adalah untuk mendorong penumpang mengenakan sabuk pengaman saat cuaca dingin, sehingga mereka tidak perlu mengenakan jaket tebal yang bisa membuat kelonggaran sabuk. Sabuk ini dapat meningkatkan suhu dari -10°C ke suhu tubuh dalam waktu kurang dari empat menit. Sistem ini menawarkan tiga tingkat pemanasan otomatis bersama dengan pemanas jok untuk kenyamanan maksimal.
Selain efek kenyamanan dan keselamatan, sabuk pengaman berpemanas juga memberikan manfaat efisiensi. Dengan menurunkan energi yang diperlukan untuk menghangatkan kabin, peningkatan jarak tempuh hingga enam persen bagi mobil listrik dalam kondisi dingin dapat diraih. ZF, salah satu pemasok otomotif, telah mengklaim bahwa sabuk ini hanya membutuhkan waktu kurang dari dua menit pada suhu -5°C untuk mencapai 40°C.
Meskipun sabuk pengaman berpemanas mungkin terdengar seperti fitur tambahan yang tidak terlalu penting, manfaatnya yang nyata sulit diabaikan. Bagi Mercedes, ini adalah langkah evolusi wajar setelah beberapa model kelas atas menawarkan fitur berpemanas. Namun, keberadaan sabuk ini kemungkinan tidak akan menjadi fitur standar, sehingga pembeli mungkin harus membayar tambahan untuk fitur ini.
Kritik terhadap interior S-Class saat ini, seperti hilangnya kontrol fisik dan ketergantungan pada layar, sepertinya tidak akan diatasi dengan fitur sabuk pengaman berpemanas ini. Namun, sepertinya Mercedes telah mengatasi keluhan soal kualitas material dalam facelift besar-besaran ini. Tampaknya Mercedes mempertimbangkan berbagai aspek untuk menjaga daya tarik S-Class yang populer ini meskipun ada beberapa kritik dari pengguna yang harus diatasi.












