Berita  

Layanan Kesehatan Berat RSUD Aceh Tamiang Kembali Aktif

RSUD Aceh Tamiang Kembali Berfungsi Optimal Pasca Bencana Banjir Bandang

RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang kembali memulai dua layanan medis kategori berat setelah tahap rekonstruksi dan pemulihan pasca bencana banjir bandang di wilayah tersebut. Direktur RSUD, Andika Putra, menyebutkan bahwa layanan hemodialisis atau cuci darah dan Intensive Care Unit (ICU) kini sudah aktif. Layanan hemodialisis mengalami kerusakan total selama banjir bandang dan kini telah dipulihkan sehingga mulai beroperasi sejak 24 Desember 2025. Seluruh peralatan telah diperbaiki dan pasien yang terdaftar untuk cuci darah rutin juga telah kembali ke rumah sakit ini.

Selama banjir, pasien cuci darah sebelumnya harus menjalani perawatan di rumah sakit lain di luar wilayah tersebut, seperti Langsa dan Medan. Meskipun sebagian pasien sudah kembali, sekitar 24 pasien masih belum bisa pulang karena rumah mereka rusak berat. RSUD juga menerima bantuan pengadaan inkubator bayi dari alumni Ikatan Kedokteran Universitas Indonesia dan bantuan tempat tidur pasien dari pihak ketiga. Meskipun sudah banyak bantuan yang diterima, RSUD masih membutuhkan lebih banyak tempat tidur karena tinggal 60 tempat tidur berfungsi dari total 243 bed akibat banjir. Mereka masih menerima rawat inap di IGD karena ruangan lain belum memiliki tempat tidur yang mencukupi.

Fasilitas cuci darah di RSUD harus steril menggunakan instalasi RO dan kondisi mesin serta instalasi cuci darah telah diganti baru. Layanan cuci darah kini bisa melayani sekitar lima hingga enam pasien dalam sehari, operasional dari Senin hingga Sabtu. RSUD Aceh Tamiang terus berupaya menyediakan layanan optimal demi pemulihan pasca bencana.

Source link