Audi dikenal dengan kecenderungan untuk berpikir di luar batas konvensional, dan A2 yang unik adalah contoh yang baik dari dedikasi pabrik Ingolstadt dalam bereksperimen. Meskipun mereka seringkali memberikan kejutan, Audi tidak tertarik untuk membuat truk pikap. CEO Audi Gernot Döllner secara tegas menolak gagasan tersebut dalam sebuah wawancara, menyatakan bahwa baginya truk pikap adalah hal terakhir yang akan dijadikan Audi.
Meski begitu, pendahulu Döllner, Markus Duesmann, sebelumnya mengatakan bahwa mereka sedang melakukan penelitian tentang kemungkinan tersebut. Namun, konsep-konsep seperti Activesphere yang pernah diperkenalkan tidak pernah dimasukkan dalam jalur produksi. Audi sepertinya lebih fokus pada kendaraan mewah serbaguna daripada truk pikap.
Meskipun Audi menolak kemungkinan truk pikap, mereka memberikan petunjuk terkait dengan kemungkinan SUV tangguh yang akan lebih cocok untuk petualangan di luar jalur utama. Döllner baru-baru ini mengisyaratkan tentang peluang model baru yang lebih terkait dengan pengalaman petualangan daripada model Q7 atau Q9 yang sedang dikembangkan. Sementara itu, kegagalan Mercedes X-Class yang berbasis Nissan Navara menunjukkan sulitnya bisnis truk pikap untuk konglomerat otomotif Jerman. Audi mungkin lebih fokus pada pasar truk bergaya dengan produk seperti Scout Terra dari Volkswagen Group.












