Penerbangan perdana Sriwijaya Air di Bandara Maleo Morowali, Sulawesi Tengah diresmikan oleh Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf. Beliau menyatakan bahwa penerbangan ini adalah langkah penting untuk memperkuat konektivitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Masyarakat Morowali dan Morowali Utara telah lama mengharapkan akses transportasi udara yang lebih mudah dan terjangkau, dan dengan hadirnya Sriwijaya Air, harapan tersebut akhirnya terwujud.
Peresmian pendaratan dan lepas landas pesawat Sriwijaya Air di Bandara Maleo Morowali dianggap sebagai tonggak penting dalam meningkatkan layanan transportasi udara yang terjangkau dan berkelanjutan bagi masyarakat. Konektivitas udara yang semakin terbuka diharapkan akan memberikan dampak positif pada pertumbuhan ekonomi dan mobilitas masyarakat. Harga tiket pesawat yang sebelumnya tinggi dapat ditekan hingga sekitar Rp900 ribu dengan masuknya Sriwijaya Air, membantu masyarakat dalam akses transportasi udara.
Pemerintah daerah juga turut mendorong penambahan rute penerbangan untuk memperluas konektivitas wilayah. Morowali Utara mengusulkan rute langsung menuju Manado, sementara Bupati Morowali mengusulkan penerbangan ke Palu serta penambahan jadwal ke Kendari. Pengembangan rute ini diharapkan dapat memperkuat konektivitas antarwilayah, mendukung arus investasi, dan mempercepat pertumbuhan ekonomi di kawasan tersebut.












