Grup musik nu metal asal Amerika, Limp Bizkit, harus membatalkan konser mereka di Estonia karena vokalis mereka, Fred Durst, pernah menyatakan dukungan terhadap Presiden Rusia Vladimir Putin. Konser yang semula dijadwalkan pada 31 Mei 2026 langsung dibatalkan setelah postingan dukungan Putin oleh Durst menjadi viral dan jadwal tersebut dihapus. Baltic Live Agency, pihak penyelenggara konser, mengumumkan pembatalan tersebut dan meminta maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan.
Sebelumnya, Durst pernah membuat kontroversi dengan membentangkan spanduk bertuliskan Crimea = Russia, merujuk pada wilayah yang dianeksasi oleh Rusia dari Ukraina pada tahun 2014. Akibat dukungan Durst terhadap Rusia, Limp Bizkit juga dilarang masuk Ukraina selama lima tahun. Hal ini dipicu oleh fakta bahwa Durst pernah menikah dengan perempuan asal Crimea dan memiliki hubungan dengan beberapa pejabat Rusia.
Kementerian Luar Negeri Estonia sendiri melarang pendukung Rusia untuk menginjakkan kakinya di negaranya dan mendeklarasikan dukungan penuh kepada Ukraina serta menegaskan bahwa setiap jengkal wilayah Ukraina adalah milik Ukraina. Limp Bizkit, yang terkenal sebagai pionir nu metal dan ikon budaya di dekade ’90-an dan awal 2000-an, telah mengalami perjalanan karier yang penuh liku sejak dibentuk pada tahun 1994 hingga saat ini dengan beberapa hiatus dan pergantian anggota. Meskipun harus membatalkan konser di Estonia, Limp Bizkit tetap menjadi salah satu grup musik nu metal yang berpengaruh.












