Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) telah sementara menutup jalur menuju kawasan wisata Curug Cibeureum-Salabintana di Gunung Gede karena terdampak longsor. Humas Balai Besar TNGGP, Agus Deni, menjelaskan bahwa longsor setinggi 1,5 meter dengan panjang lebih dari 15 meter telah menutup jalur menuju Curug Cibeureum-Salabintana karena cuaca ekstrem. Saat ini, proses pembersihan material longsor sedang berlangsung secara manual melibatkan warga sekitar untuk memastikan akses menuju Curug Cibeureum dapat kembali dilalui. Pihak TNGGP meminta wisatawan untuk bersabar dan menunggu informasi resmi terkait pembukaan kembali jalur menuju destinasi wisata tersebut. Selama penutupan berlangsung, wisatawan diminta untuk tidak memaksakan diri melintas demi keselamatan mereka. Setelah penanganan selesai, jalur akan dibuka kembali, namun tetap disarankan untuk tetap waspada terhadap cuaca ekstrem yang masih melanda sebagian besar wilayah Cianjur dan Sukabumi.
TNGGP Ditutup Karena Longsor: Informasi Terbaru Curug Cibeureum
Read Also
Recommendation for You

Setiap 13 Maret, Thailand memperingati Hari Gajah Nasional untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap perlindungan gajah….

Industri batu bara dan minyak sawit Indonesia kini berada dalam sorotan Presiden Prabowo Subianto. Dalam…

Komisi V DPR menyoroti kondisi jalan rusak di ruas Tol Jakarta-Tangerang yang dapat membahayakan pengendara…

Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dan Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Pertahanan Australia Richard Marles bertemu…

Pelatih Pelita Jaya Jakarta, David Singleton, memuji kontribusi seluruh pemain saat timnya berhasil mengalahkan Rajawali…







