Pakar keselamatan jalan raya dari Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), Jusri Pulubuhu, memberikan tips bagi warga yang berencana mudik Lebaran dengan menggunakan kendaraan pribadi. Dia menyoroti tiga karakter perjalanan mudik di Indonesia, yaitu waktu perjalanan yang lebih lama, kelelahan, dan kelebihan barang bawaan. Jusri menjelaskan bahwa perjalanan mudik dari Jakarta ke Jawa Tengah atau Timur membutuhkan waktu lebih lama dari biasanya, terutama saat momen Lebaran. Hal ini dapat membuat pengemudi dan penumpang merasa lelah, terutama bagi yang sedang berpuasa.
Untuk menjaga kesehatan dan kebugaran selama perjalanan, disarankan bagi pengguna kendaraan pribadi untuk menyiapkan kondisi fisik sebelum berangkat dan mengatur waktu istirahat dengan baik. Selain itu, pemudik juga disarankan untuk tidak membawa barang melebihi kapasitas muat kendaraan, karena hal ini dapat merusak mobil dan meningkatkan konsumsi bahan bakar.
Menurut Kementerian Perhubungan, diperkirakan sekitar 143,9 juta orang akan melakukan perjalanan mudik Lebaran pada tahun 2026. Polri pun memprediksi bahwa arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 akan mencapai puncaknya pada 14-15 Maret dan 18-19 Maret. Sebelum melakukan perjalanan, penting juga untuk memeriksa kondisi rem dan ban kendaraan agar perjalanan mudik Lebaran menggunakan kendaraan pribadi dapat berjalan lancar dan aman.












