Industri batu bara dan minyak sawit Indonesia kini berada dalam sorotan Presiden Prabowo Subianto. Dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, beliau menitikberatkan pentingnya memprioritaskan kebutuhan domestik sebelum melakukan ekspor kedua komoditas tersebut. Prabowo menegaskan bahwa kekayaan alam Indonesia harus dimanfaatkan secara optimal demi kesejahteraan rakyat. Menyokong pandangan Presiden, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, juga memastikan ketersediaan batu bara untuk pasar dalam negeri melalui kebijakan seperti DMO. Pemerintah sepakat bahwa semua produksi batu bara harus dialokasikan terlebih dahulu untuk memenuhi kebutuhan domestik sebelum diekspor. Langkah-langkah ini diambil dalam rangka memperkuat ketahanan energi nasional dan menegaskan bahwa seluruh kekayaan alam Indonesia adalah milik bangsa. Keberlanjutan kebijakan ini diharapkan dapat membawa manfaat besar bagi Indonesia dalam jangka panjang.
Prabowo Minta Batu Bara dan CPO, Utamakan Kebutuhan Domestik
Read Also
Recommendation for You

Perhimpunan Hubungan Masyarakat Indonesia (Perhumas) menerapkan standar internasional untuk kompetensi kehumasan melalui kerja sama dengan…

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mendesak Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk meningkatkan daya…

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mendorong penguatan koordinasi lintas kementerian dan lembaga sebagai…

Harga pangan di Indonesia pada Jumat mencatat angka yang cukup signifikan menurut Pusat Informasi Harga…

Dana Desa tidak dipotong atau diambil oleh pusat, tetapi tata kelolanya yang mengalami perubahan. Menteri…







