Inayah Wulandari Wahid, putri bungsu dari Presiden ke-4 Republik Indonesia, KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), mengikatkan dirinya dalam ikatan suci pernikahan dengan kiai muda asal Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, KH Muhammad Shalahuddin A. Warits. Kabar bahagia ini disampaikan oleh Rektor Universitas Annuqyah Guluk-Guluk, Mohammad Hosnan Nafie.
Pernikahan Inayah Wahid dan Muhammad Shalahuddin, atau yang akrab disapa Lora Mamak, dilangsungkan dengan sederhana pada Rabu, 22 Rajab 1446 Hijriah atau 22 Januari 2025. Proses akad nikah berlangsung di Ciganjur, Jakarta Selatan, dengan kehadiran keluarga kedua mempelai. Umar Wahid bertindak sebagai wali nikah dalam acara tersebut, yang diselenggarakan tanpa resepsi besar.
Meskipun digelar secara tertutup, hubungan harmonis antara dua keluarga besar terlihat saat mereka berkumpul di Pondok Pesantren Annuqyah di Guluk-Guluk, Sumenep, setelah Hari Raya Idul Fitri 2026. Berbagai unggahan di media sosial juga turut meramaikan kabar pernikahan ini, seperti foto Inayah Wahid bersama suaminya di pelaminan yang dibagikan melalui Threads @gusdurianlomboktv.
Muhammad Shalahuddin Warits atau Lora Mamak dikenal sebagai pengasuh Pondok Pesantren Annuqyah, Lubangsa, Sumenep, serta aktif dalam kepengurusan Nahdlatul Ulama (NU). Dengan berbagai keilmuan dan keahlian bahasa asing seperti bahasa Inggris, Arab, dan Prancis, ia telah menjadi sosok yang dihormati di lingkungan pesantren. Sebelumnya, ia juga sempat masuk dalam bursa calon Bupati Sumenep pada Pilkada 2020.
Inayah Wahid sendiri, sebagai anak bungsu dari Presiden keempat RI, Abdurrahman Wahid, aktif terlibat dalam gerakan Positive Movement dan Gusdurian, serta proaktif dalam menyikapi isu-isu sosial dan Hak Asasi Manusia. Kabar bahagia ini menjadi sorotan publik dan membawa kebahagiaan bagi kedua keluarga besar yang terlibat.






